21764901_10210997431071986_4252540851794829923_n

Hari ini adalah awal kegemilangan-ku !”

Ben Sadhana (lahir di Yogyakarta, 30 Maret 1972) adalah nama pena dari Benedikt Agung Widyatmoko; meraih penghargaan literasi pertamanya pada tahun 1989, saat tulisannya berjudul Serba Ada Belum Tentu Sayang Anak memenangi lomba mengarang tingkat SMA se-Kalimantan Tengah. Tahun 2009, tulisannya berjudul Becik Ketithik Ala Ketara menjadi juara 2 lomba nasional blog bertema β€œAku Untuk Negeriku”.

Bermukim di Surabaya dan terus berkarya, kontribusi dan karya-karyanya yang telah terbit dalam bentuk buku yaitu : Indonesia Memahami Kahlil Gibran (BPPI, 2011), Antologi Puisi Hikayat Secangkir Robusta (Krakatau Award, 2017), Antologi Cerita Pendek Duet Pada Detik Terakhir (Bajawa Press, 2017), Antologi 25 Cerpen Pesisir Nusantara Lelaki Yang Tubuhnya Habis Dimakan Ikan-ikan Kecil (Rumah Pustaka, 2017), Antologi Puisi dan Pentigraf Natal Semangkuk Sup di Malam Kudus (Limgkarantarnusa, 2017), Kumpulan Haiku Maria Mawar Untuk Gereja (KKK, 2017).

Untuk perkenalan lebih jauh, Ben Sadhana dapat dihubungi melalui akun sosial medianya di https://www.facebook.com/benedikt.agung.widyatmoko, atau surel-nya : benedikt.agungw@zoho.com.

 

Iklan