Posts from the ‘Sumber Pustaka’ Category

PEREMPUAN DI BALIK JUBAH

 

Dear Pembaca,

 

Berat kulangkahkan kaki. Semarak gereja menyambut kehadiran umat tak juga mampu menyaput gundah yang menggelayuti hatiku. Ya, ini tahun kesembilanku setelah menikah ke gereja menyambut natal tanpa disertai istri dan anakku. Toh kesendirian yang harus kuterima sebagai konsekuensi pilihanku.

Gunung bukit bermadah puji | hutan rimba bersorak sorai karna Tuhan hampir tiba, berkuasa , alleluya. Khidmat syair madah Gunung Bukit Bermadah Puji mengalun. Seketika kurasakan sejuk menguasai gereja. Kusaksikan dengan kelu dari bangku segenap umat dengan khidmat berbaris hendak menyambut tubuhNya. Aku sendiri tetap duduk, tidak bangkit menyambut tubuh Kristus karena “tidak layak”.

Dengan membuat tanda salib sebelum berbalik meninggalkan misa. Langkahku terhenti di ambang pintu gereja, saat di antara kerumunan umat yang hendak pulang dan akan hadir misa kedua, kulihat sesosok yang pernah sangat kukenal. Dia juga kaget ketika mata kami bersitatap. Aku tergagu ketika dia menghampiriku, mengulurkan tangannya. “Hai apa kabar?” sapanya. “Baik,” jawabku singkat – kunikmati kecantikannya yang masih tetap terjaga di balik balutan pakaian biarawati. “Kamu sekarang …” kata saya belum usai yang langsung dijawabnya, “iya, aku tanggapi panggilanku,” katanya. Hingga akhirnya sebelum kami berpisah, “maafkan aku ya waktu itu kutolak pinanganmu,” katanya. “Iya, aku paham sekarang,” kataku yang dibalasnya dengan sebuah anggukan anggun. “Pram!” katanya setengah berteriak ketika aku hampir melangkah keluar gerbang gereja. Lanjutnya kemudian : “Terimakasih juga, dulu sudah kenalkan aku kepada Kristus.” Kulambaikan tanganku, “Selamat Priska, selamat berkarya di ladang Tuhan.” Kulihat senyum kembali mengembang di parasnya, senyum yang sangat manis.[]

 

Salam hangat

Ben Sadhana

Pentigraf ini termasuk karya yang terdapat dalam buku “Semangkuk Sup di Malam Kudus”

Iklan

Mawar dalam Sup Hangat

Dear Pembaca,

Satu lagi persembahan kasih dari KPKDG untuk penutup 2017 dan pembuka 2018.

Saat Natal tlah menjelang. Peristiwa kelahiran menjadi satu moment penting yang paling dinantikan. Kelahiran Yesus Kristus, terlebih kedatanganNya kembali bagi kita yang percaya, sudahkah kita menyiapkan diri menyongsongNya?

2 (dua) buku karya pena dari Ben Sadhana a.k.a. Benedikt Agung Widyatmoko, dkk dari Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias (KPKDG), siap menjadikan momen natal yang paling tidak terlupakan, natal dan tahun baru paling indah dan hangat bersama orang-orang terkasih.

Pastikan dua buku berikut hadir dalam natal dan tahun baru sahabat pembaca yang terkasih. 🙂

Ayo ….

Semangkuk Sup di Malam Kudus

“Semangkuk Sup di Malam Kudus”, sajian istimewa dengan menu rupa rupa puisi dan cerita pendek terpilih seputar natal di dalamnya, siap hadir menghangatkan Natal yang indah bersama orang orang terkasih

Dilaunching tanggal 15 Desember 2017, buku terbitan Lingkar Antarnusa yang berukuran 14 x 21 cm, dengan jumlah halaman 362 sudah bisa dipesan, cukup dengan pengganti biaya cetak Rp. 85.000,00 + ongkos kirim.

P.S. Sssstttt … Ada 3 menu istimewa racikan Om Ben Sadhana lho di dalamnya 😉

24068656_10211500800575909_4418253327302516533_o

Mawar Untuk Gereja

Berisi puisi puisi pendek devosi kepada Bunda Maria.

Dilaunching tanggal 20 Desember 2017, buku terbitan Kosa Kata Kita yang berukuran 13.5 x 20.5 cm, dengan jumlah halaman 200 sudah bisa dipesan, cukup dengan pengganti biaya cetak Rp. 70.000,00 + ongkos kirim.

 

24255004_10211520856757301_3810785900597633218_o

Ayo, kepada yang mau kasih kado istimewa kepada someone specialnya, untuk natalan / tahun baru / valentine day. Monggo pesan dan order sekarang, sudah bisa ya.

Saluran PM, WA, Line, Telegram dibuka 24 jam. Pokoknya pesan dan order ya 👉 ke Mas Ben, di nomor 081803107847 😉

Terimakasih.

 

Salam literasi

Ben Sadhana

[Buku] LELAKI YANG TUBUHNYA HABIS DIMAKAN IKAN-IKAN KECIL

Dear Pembaca,

Dengan rasa syukur, kembali Mas Ben infokan adanya buku baru yang di dalamnya ada karya pena Mas Ben. Kali ini bertajuk “Antologi 25 Cerpen Pesisir Nusantara”. Sebagaimana judulnya, buku ini berisi 25 cerita pendek dengan topik seputar kondisi sosial, ekonomi serta permasalahan yang ada di daerah pesisir.

Buku ini menjadi menarik, karena para penulisnya mengambil perspektif yang berbeda dalam bercerita, meski dengan sentral topik yang sama. Diperkuat dengan latar para penulisnya yang beragam; wartawan, esais, sastrawan, penyair dari tingkatan generasi yang berbeda. Karenanya bila disejajarkan dengan karya lukis, maka dalam buku ini, pembaca akan dipertemukan dengan karya yang beraliran realis hingga surealis.

Penasaran, silakan bagi yang berminat bisa menghubungi langsung Mas Ben. Kebetulan saat ini tersisa 5 (lima) eksemplar di Mas Ben, yang bisa dipesan oleh pembaca yang ingin menambah koleksi perpustakaan keluarganya 🙂 Monggo.

23550317_10211423089713186_4124708517857648789_o

Spesifikasi buku :

Judul : “Lelaki yang Tubuhnya Habis Dimakan Ikan-ikan Kecil

Dimensi    : 13,5 x 20 cm
Halaman  : xxi + 220
Penerbit   : Rumah Pustaka
ISBN           : 978-602-5557-08-8

 

Salam Literasi

Ben Sadhana

BATIK LEGACY

Dear,

Batik, siapa yang yang tidak kenal ? Ada yang tidak suka batik ? 🙂 – Tentunya semua suka dan cinta batik ya 🙂

Ya, Semua orang tersirep oleh pesonanya. Begitu dahsyatnya daya pikat batik tidak terbantahkan lagi. Tentunya masih belum hilang dari ingatan kita, bagaimana Malaysia negara jiran kita yang dengan terang-terangan mengklaim dan mengakui bahwa batik merupakan warisan budaya / milik negara Malaysia. Yang setelah melalui perjalanan panjang sejak tahun 2003, pada akhirnya, tahun 2009 Batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkan ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) dalam Sidang ke-4 Komite Antar-Pemerintah (Fourth Session of the Intergovernmental Committee) tentang Warisan Budaya Tak-benda di Abu Dhabi.

UNESCO mengakui bahwa Batik Indonesia mempunyai teknik dan simbol budaya yang menjadi identitas rakyat Indonesia mulai dari lahir sampai meninggal, bayi digendong dengan kain batik bercorak simbol yang membawa keberuntungan, dan yang meninggal ditutup dengan kain batik.

Batik yang semula pada awal keberadaannya hanya terbatas pada lingkup keluarga dan kegiatan kerajaan, dalam perkembangan masa telah mengalami beberapa tahapan asumsi, mulai dari bahwa batik adalah pakaian para orang sepuh, kemudian hanya untuk keperluan formil, hingga pada masa kini batik telah mempu diterima dan menjadi kebanggan segala usia yang mengenakannya. Termasuk menjadi standar pakaian kerja yang wajib dikenakan setiap hari Jumat. Kita akan dengan mudah menemukan gerai maupun butik batik di pusat-pusat grosir atau pusat perbelanjaan mulai dari yang tradisional hingga moderen.

Masyarakat pada awalnya yang hanya mengenal  Batik Jogja, Batik Solo, dan Batik Pekalongan, kini hampir semua kota dan daerah di Indonesia memiliki batik dengan khas coraknya masing-masing. Bahkan Bogor yang terkenal sebagai kota fashion dengan deretan factory outlet yang menjamur, kini memiliki batik ciri motif hujan gerimis. Daerah pesisir juga dengan bangga memiliki batiknya. Sebut saja Lasem, Cirebon, Indramayu, Madura, Tuban sudah memiliki batik dengan kekhasannya – termasuk kampung-kampung batik yang dikelola dengan apik.

Batik, dari motifnya sendiri terdapat beberapa motif tradisional (pakem) sejak awal perkembangannya. Tentu saja semua motif / corak tersebut memiliki riwayat historis dan makna filosofisnya masing-masing, yaitu :

  • Sida Mukti : Harapan untuk meraih kebahagiaan lahir dan batin
  • Sida Luhur: Harapan mencapai kedudukan yang tinggi dan menjadi panutan
  • Sida Asih: Harapan akan kasih sayang terhadap sesama
  • Semen Rama: Kehidupan yang makmur
  • Sekar Jagad: Keberagaman dunia dan keindahan
  • Kawung Picis : Umur panjang dan kesucian
  • Truntum : Cinta Bersemi, (arti lain: menuntun)
  • Babon Angrem: Kesabaran dan kasih sayang layaknya induk ayam yang mengerami telur
  • Pringgondani: Prenggondani adalah kesatriyan tempat tinggal Gathot Kaca
  • Tambal: Menambal atau memperbaiki hal yang rusak
  • Irian : Isnpirasi tokoh batik di Imogiri akan kedatangan orang Irian
  • Sri Kuncoro (Truntum Sri Kuncoro): Dari kata tumaruntum saling menuntun, dapat dimaknai lain dari kata tuntum yang berarti tumbuh atau bersemi
  • Udan Liris: Ketabahan dan prihatin menjalani hidup
  • Buntal: Semangat persatuan dan kesatuan
  • Keong Renteng: Dapat dimaknai ikatan yang kokoh dan kuat
  • Wahyu Tumurun: Turunnya wahyu atau anugerah
  • Manggaran: Sering disebut Sigar Semangka di Giriloyo, motif yang berasal dari masa kerajaan Majapahit
  • Gegot: Berawal dari kata Gegoro yang berarti awal mula, harapan hidup berumah tangga dengan prinsip yang kuat
  • Bantulan: Makna Geografis Bantul Yogyakarta
  • Adi Luhung: Bernilai tinggi (seni dan budaya)
  • Parang Rusak: Karang yang terkikis (erat kaitannya dengan pertemuan Sultan dan Ratu Kidul, motif ini hanya untuk raja dan kalangan bangsawan)

Sementara dari sisi kontemporer, terdapat motif-motif :

  • Pisang Mas
  • Polkadot
  • Kunir Pita
  • Kanthil
  • Mega Mendung
  • Senandung Cinta
  • Merak, dan
  • Anggur

Lalu bagaimana dengan Mas Ben sendiri, apakah juga mencintai batik ?

Oh tentu saja, batik bagi saya adalah belahan jiwa kedua setelah istri saya. Saya dengan bangga akan mengenakan batik dalam aneka kesempatan, termasuk pada suatu ketika saya bersama dengan kawan-kawan merayakan gembira dengan karaoke bersama di sebuah franchise rumah karaoke. Bagi saya pribadi, batik selain memberikan efek keren, batik juga luwes dan mampu memberikan aura pas dalam setiap kesempatan baik resmi, semi resmi maupun non resmi. Saya memakai batik tidak perlu menunggu hari Jumat atau tanggal 2 Oktober, karena bagi saya setiap hari adalah hari batik 🙂

Jadi, meskipun baru besok (2 Oktober) baru diperingati sebagai hari Batik Nasional, tanggal 1 Oktober saya sudah mendahului menuliskan kesaksian saya tentang kebanggan akan batik – karena kebanggan dan kecintaan saya akan batik.

Ayo kita warnai hari-hari indah dan bermakna kita dengan batik.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Selamat hari batik nasional 🙂

 

Salam

Ben Sadhana

 

Referensi :

  1. http://www.antaranews.com/berita/156389/batik-indonesia-resmi-diakui-unesco
  2. http://batik.or.id/
  3. http://www.winotosastro.com
  4. http://batikgiriloyo.com/

Kenali Waktu Anda

time-flies-clock-10-11-2006 Salam untuk Anda semua,

“Kenali diri Anda sendiri” adalah resep lama bagi kebijaksanaan , yang hampir sangat tidak mungkin bagi manusia yang hidup. Tetapi setiap orang dapat mengikuti perintah “kenali waktu Anda” jika menginginkannya, dan berjalan menuju kontribusi dan efektivitas.

Sebagian besar diskusi tentang tugas eksekutif dimulai dengan saran bagi seseorang untuk merencanakan pekerjaan. Ini terdengar sangat masuk akal. Satu-satunya yang salah, adalah bahwa itu sulit dilaksanakan. Rencana selalu tetap berada di atas kertas, selalu tetap merupakan niat baik. Rencana jarang sekali diubah menjadi pencapaian. Dalam observasi saya, seorang eksekutif yang efektif tidak mengawali dengan tugasnya. mereka memulai dengan waktu mereka. Mereka tidak mengawali dari perencanaan. Mereka mulai dengan mengetahui ke mana arah berjalannya waktu mereka. Kemudian mereka berusaha mengelola waktu mereka dan mengurangi permintaan waktu yang tidak produktif. Akhirnya mereka mengonsolidasikan waktu mereka “yang terpecah-pecah menjadi unit-unit yang sangat mungkin memiliki kesinambungan.

  • merekam waktu
  • Mengelola waktu
  • mengonsolidasikan waktu

adalah fondasi bagi efektivitas seorang eksekutif.

Temukan kemana perginya waktu Anda dengan mencatat, mengelola dan mengonsolidasikan waktu Anda.

Salam gemilang,

Benedict Agung Widyatmoko

[Peter Drucker, dalam buku “The Daily Drucker”]

Menjadi Pribadi Menarik Dengan Memaklumi Keunikan Lawan Bicara

commumicate2.jpg

Dearest all,

Tidak ada cara lain untuk menghindari agar tidak mengadakan kontak dengan orang lain setiap hari, kecuali menjadi seorang petapa; dan menjalani kontak ini merupakan kunci apakah Anda akan menyukainya atau tidak. Contoh cara paling umum yang Anda gunakan kalau berkontak dengan orang lain :

Anda bisa memendam pikiran dan perasaan jauh di dalam lubuk hati, dan sebaliknya perlihatkanlah senyum serta sikap menyenangkan. Anda bisa kumpul dengan orang lain yang juga menyembunyikan perasaan di dalam diri mereka. Kemudian setiap orang bisa berdiri dengan nyaman pada jarak aman dan melontarkan kata – kata tak berarti satu sama lain.

(Menurut Anda, apakah berdasarkan ilustrasi di atas sudah terbangun sebuah percakapan ?)

Hanya melontarkan kata – kata ke orang lain adalah cara menjalani hidup yang tidak berarti. Seperti memakan bagian tengah apel dan selanjutnya melemparkan buah itu.

Cobalah melakukan pendekatan yang lebih bermanfaat; jangan hanya melontarkan basa – basi, namun berilah respon terhadap keunikan setiap orang sebagai sebuah sosok. Cara paling gampang adalah dengan memberikan perhatian penuh untuk orang lain, dengan menempatkan perasaan dan pikiran mereka terlebih dahulu. Lakukan untuk beberapa waktu, dan dengan sendirinya Anda akan langsung bertanya kepada diri sendiri pertanyaan ini :

“Kepribadian seperti apa yang dimiliki teman bercakap saya ini ?” Anda bisa mengetahui hanya dengan mengamati bagaimana dia berbicara. Apakah dia percaya diri atau ragu – ragu, berdiam di suatu tempat saja atau suka kemana – mana, suka mengagumi diri sendiri atau rendah hati.

“Apa sikapnya yang paling umum ?” Anda bisa mengetahui dengan memperhatikan apakah dia seorang yang pesimis atau optimis, liberal atau konservatif, dan apakah dia dengan sendirinya mau menerima pendatang baru, hangat, atau gampang curiga.
“Saat ada pandangan baru masuk dalam percakapan, apakah reaksi pertamanya positif atau negatif.

Pertanyaan – pertanyaan seperti ini secara cepat memperkaya diri Anda dengan wawasan mengenai orang lain. Mudah merespon dan berbicara ke setiap orang yang baru Anda kenal dengan cara yang dia mengerti. Yang lebih penting, Anda akan menunjukkan melalui tindakan dan kata – kata bahwa Anda mengenali serta menghormati keunikan setiap orang. Lakukan ini dan sebagai balasannya, dia pasti menghormati dan menyukai Anda sebagai seseorang.

Kalau ingin merasa yakin bahwa Anda menciptakan kesan positif pada benak orang lain, bincangkanlah topik menarik bagi dirinya, bukan bagi Anda. Memang benar, mungkin harus membalikkan topik yang membosankan … namun waktu yang dihabiskan merupakan investasi bagus – memberikan kesan yang baik. Ambil contoh : seorang Sales Manager (sebut saja Mr. SL), berbicara dengan salah satu Teknisi senior di perusahaannya. Si Teknisi baru saja memecahkan masalah teknik yang sulit; dengan sendirinya dia antusias mengenai pemecahannya dan ingin membincangkannya secara terperinci. Soal pemecahan ini jelas tidak menarik bagi Mr. SL, namun waktu lima belas menit untuk mendengarkan dengan sungguh – sungguh membuat Mr. SL mendapat kesan baik dari si Teknisi. Bila di kemudian hari seorang pelanggan melemparkan masalah sulit ke Mr. SL, bisa dipastikan si Teknisi akan membantunya dengan senang hati.

Anda tidak perlu menghabiskan waktu banyak untuk membincangkan topik yang tidak menarik bagi orang lain; sesi selama sepuluh atau lima belas menit juga sudah cukup. Yang penting Anda bersedia mendengarkan, sehingga orang lain berpikir bahwa Anda adalah pecakap yang menarik.

Dengan menerapkan ketrampilan mengenali keunikan orang lain dan membincangkan topik yang menarik baginya, Anda mudah membangun sikap positif, yang membuat Anda menjadi pecakap produktif dan menarik.

Salam Gemilang,

Benedict Agung Widyatmoko
——
Disarikan dari : Membuat Percakapan Jadi Menarik, oleh : James A Morris, Jr.

Generasi Transisi #2

Dearest all,

“Kita tidak dapat hidup untuk diri kita sendiri. Beribu – ribu jaringan kita berhubungan dengan sesama manusia.”
(Herman Melville)

Jadi :
• Yang harus Anda LAKUKAN : Memperkuat hubungan Anda
• Anda harus MENJADI : Mempengaruhi dan kolaboratif

Kita semua dapat hidup dengan penuh pengharapan dan kasih, dan dapat menciptakan kemajuan di dunia dan bagi dunia ini, jika kita mengambil tanggung jawab. Karena kita tinggal dan hidup di dalam sistem yang semakin hari semakin interdependent dan kuat, sehingga satu hal yang kita lakukan pasti akan membawa dampak bagi orang lain.
.
Mencapai apa yang Anda inginkan di dunia ini selalu dimulai dengan Anda dan imaji positif dan unik bagi masa depan Anda. Tanpa tujuan level 3 Anda, kehidupan Anda akan dikuasai status quo. Anda mungkin hanya mengalami kemajuan minimal dan pertumbuhan terbatas dalam hidup Anda, dan potensi Anda akan selalu tertinggal. Oleh sebab itu, Anda harus menciptakan visi terbaik bagi masa depan Anda yang dibentuk oleh keingintahuan dan komitmen, intuisi dan kesadaran, dan kapasitas Anda untuk refleksi diri, optimisme dan imajinasi. Ketika faster, harder, smarter tidak lagi memadai, tiba saatnya untuk berkolaborasi.
.
Kita tidak dapat mencapai sesuatu yang berharga sendirian. Demikian pula ketika Anda melangkah dalam tujuan level 3 Anda. Anda perlu melibatkan orang lain. Pada saat yang bersamaan, visi pribadi bagi masa depan Anda akan terasa menggairahkan dan memotivasi orang lain dan akan mengundang mereka untuk mengikuti Anda. Oleh sebab itu Anda harus memiliki keseimbangan dalam bertindak.
.
Bagaimana kita dapat melibatkan orang lain untuk mencapai tujuan pribadi Anda ? Jawabannya adalah aliansi. Aliansi yang kuat akan menciptakan kemajuan.
.
Untuk mencapai visi masa depan Anda, Anda membutuhkan rekan seperjuangan. Ada empat jenis aliansi yang sangat membantu Anda dalam mencapai tujuan level 3 Anda. Anda mungkin hanya membutuhkan sedikit rekan, atau mungkin juga Anda membutuhkan beberapa rekan. Namun sebaiknya Anda memilih setidaknya satu rekan dari setiap kategori berikut ini, karena akan sangat membantu. Atau bahkan mungkin juga Anda tidak memerlukan semua jenis ini karena beberapa rekan mungkin mempunyai lebih dari satu peran.
.
Walaupun semua rekan Anda harus mengetahui visi masa depan Anda, tetapi tidak semua orang perlu terlibat secara langsung dalam setiap aspek dalam agenda level 3 Anda. Sebagai bonus tambahan, rekan – rekan ini juga akan membantu Anda dalam memberi respon secara kreatif terhadap apa pun yang terjadi di agenda level 2 Anda, dan menunjukkan apakah situasi tertentu telah membuat Anda kembali atau membuat Anda tetap bergerak maju.

1. Champion

Tipe Champion ini akan sangat menguntungkan, karena mereka mengadaptasi visi Anda seakan – akan milik mereka sendiri. Tipe Champion ini mampu memimpin orang lain untuk bekerja – mencapai kesuksesan dengan antusias dan rajin seperti Anda. Tipe Champion ini mampu mempengaruhi kepemimpinan Anda. Mereka suka tinggal di dekat Anda dan mengikuti Anda untuk memberikan dorongan dan bimbingan setiap langkah dalam hidup Anda.

2. Endorser

Tipe Endorser ini akan membuka kesempatan dan kemungkinan besar bagi Anda. Tipe Endorser ini adalah orang – orang yang memiliki kekuatan untuk membuka pintu pergaulan Anda. Mereka akan memperkenalkan Anda dan visi Anda kepada orang lain yang belum mengenal Anda. Tipe Endorser ini selalu menciptakan efek positif yang memberi dukungan bagi hubungan Anda.

3. Supporter

Tipe Supporter ini yang akan menyebarkan tentang arah tujuan dan pencapaian Anda baik melalui rumor, kabar dan alat komunikasi lain yang informal. Tipe Supporter ini memberi pengaruh yang kecil, tetapi memberi efek yang besar dalam dunia Anda. Sejumlah kecil orang dengan tipe Supporter ini akan sangat berharga, karena mereka akan menerjemahkan pesan Anda ke dalam setiap bahasa lokal yang dapat dimengerti oleh setiap kelompok itu.

4. Companion

Tipe Companion akan membantu Anda dalam kerja kelompok. Walaupun umumnya mereka mempunyai agenda level 3 mereka sendiri dan unik, tetapi mereka mengenal Anda secara pribadi dan berbagi perasaan dalam rangka mencapai tujuan yang penting. Mereka mengetahui kesulitan yang Anda hadapi. Tipe ini merupakan pelabuhan yang aman bagi Anda, baik dalam masa – masa yang sulit maupun baik.

——–

[Disarikan dari : When Faster, Harder, Smarter is Not Enough, oleh Kathryn D. Cramer, Ph.D.]

Salam Gemilang

Benedict Agung Widyatmoko

%d blogger menyukai ini: