Posts from the ‘Lomba / Kompetisi’ Category

Sudut-sudut dan Sisi-sisi Pesona Kabupaten Semarang

Dear Pembaca,

 

Sebagaimana dalam ulasan saya sebelumnya tentang pesona Ungaran dan Kabupaten Semarang, yang salah satunya melalui Lokawisata Siwarak. Maka tidaklah adil rasanya bila kita tidak pula mengungkap daya-pesona Ungaran dan sekitarnya di kawasan Kabupaten Semarang dari sekian banyak sudut pesonanya.

Kabupaten Semarang identik dengan gunung Ungaran, sudah pasti kesegaran udara yang sejuk menjadi keunggulan komparatifnya tersendiri. Ya, Ungaran dan daerah sekitarnya memang termasuk sejuk, jauh lebih sejuk daripada kota Semarang-nya sendiri 🙂

Sebagaimana wialayah di area pegunungan lainnya, demikian pun Ungaran dan sekitarnya dipastikan menyimpan banyak potensi alam yang memesona. Setelah lokawisata Siwarak, masih terdapat pula di wilayah kita ini destinasi wisata lainnya; lokasi lain yang tidak kalah menarik, bahkan beberapa diantaranya lebih fenomenal karena selain lebih dikenal, juga faktor history yang membangunnya hingga menjadi begitu terkenal dan menangguk animo wisatawan untuk mengunjunginya.

Sebut saja :

  • Air terjun Semirang di Desa Gogik, Ungaran yang berjarak sekitar 5 kilometer dari kota Ungaran atau lebih tepatnya lagi sekitar 25 kilometer dari kota Semarang.

  • Wisata Bukit Cinta yang terletak di Desa Rawapening, Kecamatan Banyubiru dengan panorama Rawa Pening yang mempunyai hamparan air membiru serta pesona hijaunya bukit Brawijaya,

bukit-cinta-semarang-lihat.co.id

 

  • Kawasan Wisata Umbul Sidomukti merupakan salah satu wisata alam pegunungan di Semarang, berada di desa Sidomukti kecamatan Bandungan kabupaten Semarang. Kawasan wisata ini dengan didukung fasiltas & Servis: Outbond Training, Adrenalin Games, Taman Renang Alam, Camping Ground, Pondok Wisata, Pondok Lesehan, serta Meeting Room.
  • Vanaprastha Gedong Songo Park berada di kompleks Candi Gedong Songo, lereng Gunung Ungaran Kabupaten Semarang. Dengan suhu rata-rata 19 sampai 27 derajad celcius dan berada pada ketinggian 1.200 meter diatas permukaan laut. Rumah kayu jati yang telah berumur lebih dari satu abad, pada masa lalu digunakan sebagai guest house atau kantor resmi Kehutanan pada jaman pemerintahan Hindia Belanda.

vanaprasta-gedong-songo-cakrawalatour

  • Air Terjun Kali Pancur, berada di Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, sekitar 14 km sebelah barat Kota Salatiga. Untuk menuju lokasi ini mata akan dimanjakan dengan eloknya keindahan alam lereng gunung Telomoyo dan Gunung Merbabu. Namun sayangnya untuk sementara ini, untuk ke lokasi baru bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi karena belum ada angkutan umum tersedia.
  • Kampung Seni Lerep, sebuah komunitas budaya yang berada di sebuah desa yang berhawa sejuk di lereng Gunung Ungaran dengan ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut. Bukan hanya sebuah wahana pengelanaan budaya, nguri-nguri dan mamaknai seni bukan sekadar sebagai warisan budaya saja, namun lebih dari itu, untuk bisa menjadi lahan persemaian berbagai buah pikiran, dan proses pengejawantahan pikiran, hingga memaknai sebuah proses kerja budaya sebagai ‘human intellectual work’.
  • Candi Gedong Songo, sebuah komplek bangunan candi peninggalan budaya Hindu peninggalan abad IX Masehi ini terletak pada ketinggian sekitar 1.200 m di atas permukaan laut (suhu berkisar antara 19-27 °C). Kompleks candi ini berada di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Candi Gedongsongo, Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Gedong Songo berasal dari bahasa Jawa, “Gedong” berarti rumah atau bangunan, “Songo” berarti sembilan. Jadi Arti kata Gedongsongo adalah sembilan (kelompok) bangunan.

 

  • Curug Benowo terletak di Lereng Gunung Ungaran, Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Curug dalam Bahasa Jawa berarti Air Terjun. Eksotisme Curug Benowo ini mungkin sulit unutk dicapai orang kebanyakan, karena tempatnya benar benar alami, jalannya setapak, naik turun, mungkin hanya direkomendasikan pada para pecinta alam atau mereka yang suka tantangan, tidak untuk kebanyakan orang apalagi rekreasi keluarga. Dibalik capeknya medan menuju lokasi akan terbayar oleh keindahan pesona alam curug Benowo ini dan Pemandangan Air Terjun yang Eksotis. Di dekat Curug Benowo ini juga terdapat curug lainnya, yaitu Curug Lawe yang tak kalah indahnya.
  • Wisata Alam Wana Wisata Penggaron, terletak sekitar 2 km arah Kota Ungaran atau sekitar 18 km arah Selatan Kota Semarang. Wana Wisata ini adalah salah satu hutan binaan Kesatuan Bisnis Mandiri Wisata, Benih dan Usaha Lain (KBM WBU I) Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah. Masyarakat sekitar Semarang biasa memanfaatkan Wana Wisata Penggaron ini untuk berbagai aktivitas. Mulai dari olah raga, jungle tracking, outbound training, latihan SAR dan Pramuka, rekreasi, hingga penelitian dan kepentingan ilmu pengetahuan lainnya. Selain lokasinya yang sangat dekat dengan kota, Wanawisata Penggaron juga memiliki koleksi hidupan liar terutama burung yang cukup banyak dan menarik. SBC mencatat setidaknya ada 97 spesies yang terdapat dalam wanawisata tersebut. Dengan beberapa spesies yang menarik seperti Merak Hijau, Elang Ular Bido, Kadalan Birah, Kadalan Kembang dan beberapa raptor migran.

wisatapenggaron-exploresemarang

  • Bandungan, terletak sekitar 7 kilometer dari Ambarawa atau 12 kilometer dari kota Ungaran atau sekitar 23 kilometer dari kota Semarang. Berbagai fasilitas wisata alam seperti jogging track, kolam renang mata air dan lapangan tennis, dilengkapi dengan pemandangan pegunungan indah. Tak lupa tempat ini menyediakan pasar bunga, sayur dan buah segar bagi para pengunjung. Bandungan juga menyediakan tempat konferensi, perkemahan serta tempat peristirahatan baik hotel berbintang maupun hotel melati.

bandungan-nus3tara

  • Selain itu masih ada juga wisata edukasi dan history yaitu Monumen Palagan Ambarawa dan Stasiun Kereta Api di Ambarawa, dan Benteng Pendem Ambarawa (Benteng Fort Willem I).
  • Untuk yang suka wisata Religi, di Ambarawa juga ada Gua Maria Kerep.

gua-maria-kerep-ambarawa_seputarsemarang

Ok, puas jalan-jalan di Kabupaten Semarang, terus capek ? letih ? lelah ? lesu ?

Jangan kuatir, di Ungaran dan kabupaten Semarang banyak destinasi wisata kuliner yang bisa dijajah sebagai pelampiasan. Tercatat : Sate Sapi Pak Kempleng, Gudeg Koyor, Tahu Bakso, Gudeg Nglaras Rasa yang legendaris sejak tahun 1965 itu, semua tersedia.

Jadi pokoknya, setelah mata dan kaki lelah berpiknik, perut terpenuhi oleh kulinernya yang beragam, jiwa dan raga dijamin puas sepuas-puasnya … membangkitkan tuman kembali ke Ungaran dan Kabupaten Semarang.

Ok, jadi begitulah kisah petualangan litera kita tentang Ungaran dan Kabupaten Semarang , sebagaimana dalam 2 (dua) telah dengan berurutan dicatatkan di  Rumah Sadhana ini, menindaklanjuti dan atau dibuat untuk mengikuti Lomba Blog Kabupaten Semarang.

 

Salam sapta pesona

Ben Sadhana

 

Catatan : Sumber gambar sebagaimana tertulis di nama file (ekstensi gbr). Gbr. Bukit Cinta dari lihat.co.id, Vanaprastha dari cakrawala tour, Wanawisata Penggaron dari exploresemarang, Bandungan dari nus3tara.co.id, Gua Maria Kerep dari seputarsemarang.

Iklan

Lokawisata Tirto Argo Siwarak – Satu Diantara Pesona Alam Ungaran

Dear Pembaca,

Ketika anak kami yang masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar, sedang bermanja-manja kepada saya dan ibunya – mendadak mengatakan : “Pak, kenapa kita tidak pindah saja ke kota yang banyak tempat pikniknya ?”. Entah darimana ide itu terpantik, saya klok tiba-tiba saja menyebutkan Ungaran. “Bagaimana kalau kita ke Ungaran saja?” Pertanyaan saya yang langsung berlanjut antusias darinya. “Banyak tempat piknik ya Pak di Ungaran?” tanya anak kami seketika.

Istri saya yang mendengar, menimpali, “nek kelakon tenan, kapok. Boyongan meneh.” Kata-katanya yang saya jawab sambil terkekeh, “Yo rakpopo, sopo ngerti rejekine anak lanang nang Ungaran. Bapak yo lagi golek-golek gawean meneh kok yo Le.”

Ya, saya mendadak teringat kepada Ungaran. Kenangan tentang Ungaran paling melekat pada saya yaitu ketika masih kecil, saya berdua bersama adik laki-laki saya berkesempatan diajak berekreasi ke kolam pemandian Siwarak. Sebagai anak kecil, baru tahu mau diajak jalan-jalan saja sudah bisa dibayangkan, betapa tiada taranya kegirangan kami, belum lagi ditambah rekreasinya di luar kota – waah, tampah berlipat-lipat kebahagiaan kami, plus sampai di lokasi diperhadapkan pada wahana air … sudah deh tidak perlu dijelaskan lagi, bagaimana “liarnya” kami dua bocah kecil ketika itu. Adik saya langsung nyemplung klebus ke kolam, sementara yang takut berenang, sudah tak terkira bahagianya mencelupkan kedua kaki saya ke dalam kolam, menikmati sejuknya alam Siwarak.

Tidak terlalu istimewa bila kita cuma bicara dari sisi air dan kolam plus papan prosotan yang berliku-liku itu – toh wisata wahana air sudah marak saat ini dengan segala fasilitasnya di beberapa daerah di Indonesia ini. Tapi daya pikat yang tiada tara – yang saya percayai hingga saat ini meski saya belum banyak menjelajahi wisata alam air, di Siwarak ini menjadi istimewa karena didukung pesona lokasi dan lingkungan sekitar dan dan di dalamnya. Bernuansa hutan pinus yang rimbun, sudah sangat cukup menjadikan kawasan wisata ini penuh pesona.

Mengingat kembali Ungaran dan Siwarak, membangkitakan kepenasaran saya untuk tahu lebih banyak tentang Siwarak ini. Maka saya upreg-lah internet, dan berkat jasa kebaikan google atas kemurahatian datanya, bersukalah saya atas data yang saya peroleh.

Taman wisata Siwarak, berjarak sekitar 2 kilometer dari kota Ungaran atau sekitar 23 kilometer dari kota Semarang,  Kolam renang Tirto Argo – lebih dikenal dengan nama Siwarak karena lokasinya yang terletak di Desa Siwarak, tepatnya di Jl. Nyatnyono, Siwarak, Ungaran, Kabupaten Semarang Jawa Tengah ini diresmikan pada 8 Agustus 1968. Selain karena suasananya sejuk, adem dan lokasinya relatif dekat dengan pusat kota, konon air kolamnya termasuk sangat bersih dan rendah kaporit, karena sumber airnya berasal dari mata air Gunung Ungaran.

Didukung dengan kemudahan akses dan fasilitas yang tersedia di dalamnya, menjadikan kolam Siwarak sangat menarik dan nyaman dikunjungi. Dulu saja pada saat kami kecil, masih jelas sekali dalam ingatan kami, sarana kamar mandi dan peturasan yang tersedia jumlahnya cukup dan bersih. Bahkan ada juga tempat penitipan barang, bila pengunjung terlanjur membawa tentengan yang gede-gede yang tidak mungkin dibawa-bawa sepanjang waktu di kolam, bisa dititipkan dengan aman 🙂

Bagi Anda yang bermaksud berwisata ke sana, berikut sebagai sekilas info kolam wisata Siwarak dapat dijelaskan sebagai berikut :

Alamat

Jl. Tirto Argo RT.04 / RW.08 Nyatnyon, Ungaran Barat, Jawa Tengah.

Jam buka

kecuali Selasa dan Rabu (Tutup), Kolam Siwarak dibuka mulai jam 06.30 – 17.00 bbwi.

HTM

Rp. 15.000,- per orang. Rombongan sebanyak lebih dari 30 orang akan mendapat diskon sebesar 10%

Kontak

0812-2927-2707 (edy.tedjos@yahoo.com)

Website

http://kolam-renang-tirto-argo-siwarak.business.site

Jadi demikian nostalgia maya saya tentang jalan-jalan wisata saya ke Siwarak – Ungaran. Ungaran, tempat yang dengan nuansa ngangeni, selain tentu saja kota kelahiran saya Yogyakarta 🙂

Masih ada yang ingin saya ulas terkait dengan Ungaran, tentang potensi dan pesonanya : alam, wisata dan ragam kulinernya. Untuk lebih lanjutnya, akan saya uraikan pada tulisan berikutnya ya 🙂

Akhir kata, selain memberikan gambaran singkat tentang pesona alam alam dan lokawisata Siwarak di Ungaran, tulisan ini didedikasikan dan dibuat untuk mengikuti Lomba Blog Kabupaten Semarang.

 

Salam Sapta Pesona

Ben Sadhana

 

Note : gambar diambil dari berbagai sumber dan web http://kolam-renang-tirto-argo-siwarak.business.site

%d blogger menyukai ini: