Salam untuk Anda semua,
Seorang lelaki muda tampak termenung di sebuah bangku taman. Sesekali lengannya terayun ke arah dahinya, mengusap peluh yang mengalir. Pakaiannya terlihat rapih, meskipun sedikit basah karena peluh; setelan hem lengan panjang dengan pantalon.
Seorang lelaki muda lain, sekilas seumuran dengannya berjalan ke arahnya. Tampak mereka berdua sudah saling mengenal, ketika pemuda yang baru hadir mengulurkan tangannya mengajak pemuda pertama berjabat tangan. Kemudian mereka tampak terlibat dalam sebuah percakapan.
Sepintas saya memperhatikan percakapan mereka, saya menyimpulkan bahwa mereka berdua adalah seorang wiraniaga. Dan meski saling mengenal, ternyata mereka dari perusahaan yang berbeda.
Pemuda 1 : “Sudah dapat berapa prospek hari ini kamu ?”
Pemuda 2 : “5 orang, kamu ?”
Pemuda 1 : “2”
Pemuda 2 : “Lha, santai banget. Ah ya pasti kamu udah tutup sales ya ?”
Pemuda 1 : “Iya, sudah terpenuhi targetku. Bagaimana kamu tahu itu ?” [menoleh dengan wajah kaget, ke arah pemuda 2]
Pemuda 2 : “Kita kan kenal sudah lumayan lama, jadi aku sudah cukup paham sama kebiasaan kamu.” [tersenyum ke arah pemuda 1, sambil mendorongkan tinjunya ke arah lengan pemuda 1]
“Sudah berapa lama kamu duduk di sini ?”
Pemuda 1 : “Ya lumayan, ada lah satu jam.”
Pemuda 2 : “Oh ya, aku cabut dulu ya, mau cari order lagi. Mau ikut ?” [beranjak berdiri]
Pemuda 1 : “Nggak, aku mau balik, capek.” [menghela nafas]
Pemuda 2 : “Wah wah wah … hebat bener nih Bapak, mentang-mentang sudah tutup sales.” [tertawa]
“Tidak kepingin apa dapat predikat top sales of the month ?
Pemuda 1 : “Ah nggak perlu itu. Yang penting aku sudah mencapai target.” [memandang pemuda 2]
Pemuda 2 : “Wah nggak heran deh, pantas saja kamu dari dulu ya segitu-gitu aja, nggak naik-naik grade-nya.” [tertawa mengejek]
Pemuda 1 : “Aku sih udah bersyukur bisa tutup sales, rejeki gak bakal lari ke mana. Ya hidup jangan terlalu ngoyo, mengalir saja seperti air.”
Pemuda 2 : “Oke deh sobat, aku mau jalan lagi. Sampe ketemu ya.” [beranjak meninggalkan pemuda 1]
Pemuda 1 : “Ya, selamat mendulang rupiah deh. Hey, bukankah kamu juga sudah melampai target bulan ini, katamu ?” [setengah berteriak, karena pemuda 2 sudah agak jauh]
Pemuda 2 : “Aku mau bikin tutup sales berlipat-lipat sobat.” [menoleh dan melambaikan tangannya tanpa menghentikan langkahnya]
Pemuda 1 : [membalas lambaian dan beranjak ... meninggalkan taman]
—
Pertanyaan :
-
Apakah pendapat Anda tentang “pandangan hidup” pemuda 1, dan apa pula pendapat Anda akan pemuda 2 dengan pertanyaan yang sama ? Siapakah di antara kedua pemuda itu yang memiliki tingkat kesyukuran lebih baik ?
-
Sekarang, bila Anda diharuskan memilih untuk menjadi salah satu dari keduanya, Anda akan memilih sebagai pemuda 1 atau pemuda 2 ?
Mengapa ?
-
Siapakah di antara keduanya yang akan selalu merasakan kebahagiaan ?
-
Apakah pemuda 1 telah benar dalam mengaplikasikan rasa syukurnya akan rejeki yang diberikan Tuhan ?
-
Apakah pemuda 2 melakukan perbuatan yang menjurus kepada kekurangbersyukuran, karena tetap dan terus mengupayakan penjualan, meski Tuhan telah memberinya cukup rejeki setiap bulan ?
-
Jika keduanya adalah seumpama aliran anak sungai, manakah yang akan lebih dulu menemukan laut ?
—
Tuhan menyediakan banyak hal [rejeki, impian dan kemakmuran] untuk kita syukuri, namun Tuhan juga tidak pernah membatasi kita untuk mengambil rejeki, impian dan kemakmuran yang disediakanNya bagi kita. Kita dibebaskan untuk mengambil sebanyak-banyaknya semua yang disediakanNya.
Karenanya Tuhan pun telah memberikan akal dan pengetahuan baik kepada kita untuk mengupayakan segala kelimpahan itu dengan baik dan benar.
Apakah Anda ngin hidup kehidupan Anda sebagaimana air mengalir ?
Pesannya :
Air itu ada yang mengalir lancar menemukan arahnya menemukan laut, namun banyak pula air yang tersendat alirannya dan pada akhirnya mampet, berhenti mengalir menyempit dan kering tertutup pasir menjadi delta atau ditumbuhi eceng gondok.
Tuhan Maha-Kuasa, namun hidup dan masa depan Anda, Andalah yang memilih dan menetapkan.
Salam gemilang
Benedict Agung Widyatmoko




















































