Trik Sulap

Salam untuk Anda semua,

Siapakah pesulap atau mentalis atau ilusionis atau magician kesukaan Anda ?

Berapa banyak pesulap atau mentalis atau ilusionis atau magician yang pernah Anda saksikan penampilannya ?

Apakah Anda memperhatikan sesuatu yang membuat seorang pesulap atau mentalis atau ilusionis atau magician dapat bertahan lama disukai penggemarnya ?

    Saya yakin Anda cukup kenal atau setidaknya pernah mendengar nama – nama Mr. Robin, Dui Montero, Adri Manan, Deddy Corbuzier, Demian, atau Houdini, David Copperfield, Lance Burton dan Chris Angel. Ya, mereka adalah para tokoh hiburan permainan kecepatan tangan atau tipuan mata. Dalam perkembangannya mereka mengklaim diri mereka sebagai pesulap, mentalis, ilusionis atau magician.

    Ada banyak perbedaan di antara mereka, mulai dari wardrobe yang mereka kenakan, aksi panggung hingga kemasan pertunjukan yang mereka bawakan. Namun ada satu hal yang membuat seorang pesulap, mentalis, ilusionis atau magician menjadi begitu tersohor, yaitu trik permainan baru yang mereka pertontonkan.

    Animo penonton pertunjukkan mereka ditentukan oleh inovasi – inovasi trik atau permainan yang mereka ciptakan. Semakin banyak hal baru yang membuat penonton tercekam, maka bisa dipastikan pertunjukan mereka tidak akan pernah sepi penonton. Meskipun tak terbantahkan lagi bahwa sebagian besar penonton lebih ingin membuktikan bahwa mereka telah ditipu secara mentah – mentah oleh sang penghibur, toh tidak menyurutkan langkah mereka untuk merogoh kocek demi sebuah tipuan. Bahkan saat ini tidak sedikit dari para penghibur tersebut mulai berani membuka dan menunjukkan rahasia sebagian dari trik permainan mereka, tetap saja ketenaran mereka tidak juga surut.

    Sekali lagi hal ini membuktikan bahwa tidak ada batasan untuk sebuah kemajuan atau kecemerlangan yang bisa menghambat seseorang yang tidak mengijinkan ketidakberhasilan atas dirinya. Kesuksesan adalah hak mutlak setiap orang yang mengupayakannya secara kontinyu.

    Jadi, jika Anda saat ini masih bingung mengapa belum berhasil atas apa yang Anda inginkan, mengapa Anda tidak mencontoh gaya sukses para pesulap dengan “aksi bohong” yang mampu membuat orang bedecak kagum dan melambungkan namanya (meskipun sangat tidak disarankan bagi Anda untuk melakukan kebohongan) ? Mengapa Anda belum bertindak mengupayakan kebaikan untuk diri Anda dengan melakukan sesuatu kegiatan atau aktivitas positif yang berbeda dari yang sudah orang lain lakukan ?

    Tidak ada kemustahilan untuk orang yang percaya.

    Salam Gemilang,

    Benedict Agung Widyatmoko

    4 Tanggapan to this post.

    1. Tulisan-tulisan yang super Pak Agung sahabat saya,

      Ya itulah bedanya Pak, untuk menjadi dikenal dengan cara instant terkadang tidak perlu membangun kebaikan, namun orang yang membangun reputasi baik pada dirinya selalu mendahulukan kualitas dari cara-caranya.

    2. Posted by Benedict Agung Widyatmoko on Mei 12, 2008 at 9:23 am

      Dearest Pak Irgie yang baik,

      Senang sekali Anda telah berkunjung ke blog saya. Terimakasih untuk masukan Anda, sangat membantu untuk perbaikan tulisan – tulisan saya ke depannya.

      Salam “super” gemilang
      BAW

    3. Tulisan menarik. Sebuah motivasi ke arah yang lebih baik.

      Terimakasih Bung Bani, apa kabar ?

      Salam hangat
      Ben

    4. Posted by jerzz on Juli 19, 2009 at 7:43 am

      visit my blog
      http://jerzz.wordpress.com/

      Terimakasih ya dah berkunjung ke Rumah Sadhana :)

      Salam hangat
      Ben

    Tanggapi posting ini