Beranda > Prakata > Hello world!

Hello world!

Dearest all,

Hidup ini penuh asa, angan, kejutan – kejutan. Kita semua menginginkan kehidupan yang terbaik. Kehidupan terbaik untuk setiap individu berbeda sesuai dengan latar belakang dan tujuan hidup masing – masing. Setiap individu merancang dan memilih target pencapaian yang tidak sama, ada yang begitu tinggi menetapkan tingkat batas pencapaian, ada yang sedang – sedang saja, bahkan ada yang sepenuhnya memasrahkan diri pada pengaturan alam.

Masing – masing individu pada hakekatnya telah mencapai apa yang diharapkan sejak rancang bangun masa depan mereka tetapkan di awal. Alam akan mengamini ketika setiap individu mulai menetapkan harapan masa depannya masing – masing. Hari – hari yang dilewati adalah kerangka atau paragraf atas dasar pikiran utama yang telah dipatok di awal. Hingga dimulailah marathon kehidupan. Setiap individu mengambil ancang – ancang dan posisi, dan mulai berlari. Pada awalnya mereka berlari dalam kelompok besar, beriringan. Hingga akhirnya selalu ada kelompok yang tertinggal, makin banyak yang tertinggal, dan hanya ada satu pemenang mencapai garis finish paling awal.

Hukum pertandingan ialah ada pemenang dan ada yang kalah. Namun bukankah semua peserta sudah mempersiapkan segalanya sebelum bertanding ? Masing – masing individu pastilah sudah mempersiapkan latihan fisik dan pengenalan medan jauh hari sebelumnya. Toh tetap saja ada yang tertinggal dan gugur di tengah pertandingan. Pemenang selalu memiliki visi yang pasti dan konsisten akan visinya. Pemenang melihat semua kesulitan sebagai sebuah kesempatan besar. Individu dengan jiwa pemenang selalu yakin ada kekurangan di dalam dirinya dan selalu mengupayakan sepenuh hati untuk menutupi kekurangannya. Ia berketetapan tidak akan pernah ada pengulangan sukses jika tidak menang sekarang. Sebaliknya individu bukan juara selalu memandang kesulitan dan rintangan sebagai masalah besar yang sebisa mungkin dihindari. Individu tipe ini cenderung memaklumkan penangguhan – penangguhan dalam upaya, dan sangat intim dengan kepasrahan akan takdir.

“TIDAK SEORANG PUN YANG MENGETAHUI SECARA PASTI MASA DEPANNYA, NAMUN KITA DIBERIKAN HAK DAN KUASA PENUH UNTUK MENENTUKAN AKAN MENJADI APA KITA DI MASA DEPAN.”

Saya dan Anda punya hak prerogatif menentukan masa depan kita. pilihan sepenuhnya ada pada kebijaksanaan Anda.

Salam Gemilang

Benedict Agung Widyatmoko

Categories: Prakata
  1. Februari 21, 2008 pukul 9:05 am | #1

    Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

  1. Belum ada trackback.